Cerita ini, terjadi ketika saya kelas 5 SD.
kebodohan ini bukan hanya kebodohan seorang Cici Mawar. tapi juga Angel Mawar,
Dan beberapa sepupu saya yang gemas dengan Rumah sebelah waktu musim Jambu Merah lagi nikmat - nikmatnya terlihat. :)
yah terlihat. kami ngga bisa makan. karna Nenek yang tinggal dan punya pohon itu orangnya sedikit bikin sakit hati. Oh ya, nama Nenek itu Nenek Eva. :) cucunya namanya Nia. :)
Tapi,
buat kamu kelaparan kayak saya dan Angel kayaknya i will say no to give up.
haha. :)
Siang hari itu saya sama ka Angel cuma bisa merencanakan untuk mengambil Buah jambu air.
tapi, siang. apa yang bisa kita makan? angin? cucu dari nenek itu juga sama kikirnya kalau soal jambu.
ya sudah. saya dan angel cuma bisa berencana untuk apa nanti jambu mereka busuk.
siang berganti sore,
sore berganti malam. nothing changed.
malam berganti jadi tengah malam.
Semua orang tidak tau ada dimana.
Mama dan Adik - adik mungkin sudah tidur. saya dan Angel saja yang masih terbangun.
Bapa masih ada di kantor. ada Rapat bersama di kantor DPRD Ende. Haha.
inilah saatnya. gumam saya dan Angel. waktu yang tepat buat kami berdua untuk melaksanakan rencana kami.
rencana yang sejak siang kami susun rapi.
nyolong jambu merah punya Nenek Eva. :))
Keluar dari kamar dengan celana pendek dan kaos. kami berdua sudah menyiapkan hal simpel seperti tas kresek untuk menampung jambu.
sampai di rumah nenek eva, kami saling memberi kode. kalau ada yang datang atau tegur kami berdua. lari,.
oke, itu bukan kode sebenarnya tapi lebih menjurus pasrah.
dan sialnya. kali itu saya yang naik pohon. yah memang saya yang selalu naik.
naik diatas pohon, malam, gelap,
ranting -rantingnya kecil dan ringkih. bunyi sedikit saja pasti sudah bisa membangunkan nenek eva atau tidak cucunya. ahh.. wkwkwkkw~
dan yup. saya berhasil. saya berhasil naik di atas pohon jambu merah dan tidak menyebabkan bunyi yang cukup keras. bangga sudah pasti. kalau saya diminta untuk jadi SPY KIDS sama CIA atau FBI pasti saya mudah untuk bagian nyolong berlian dan tetek bengeknya. jelas karena pengalaman nyolong jambu merah saya yang tidak bisa diragukan lagi. :D
tidak lama berselang, plastik kresek saya penuh. saya turunkan ke arah ka Angel yang menunggu di bawah.
karna jaraknya cukup jauh dari bawah tanah dan pohon. saya harus turun beberapa cabang pohon dan memberikannya pada ka Angel.
dan eureka. berhasil. tapi ada sesuatu yang aneh. gelagat ka Angel tidak begitu tenang. ada apa?
dan ternyata,
bukan Nenek yang Bangun dan memperingatkan kami.
tapi ada dua kakak cowok kompleks teman ka Rhein datang dari arah berlawanan.
Angel lari.. makk.. Angel ninggalin saya sendiri,
saya berusaha untuk tenang dan tidak membuat suara. kedua kakak itu berjalan mendekat dan 'Kraaak'
Bunyi ranting pohon jambu patah. dan tiba -tiba saja, kedua kaka itu memakai hape senter mereka untuk melihat apa yang ada di pohon jambu merah milik Nenek Eva. dan violla. mereka melihat saya.
saya tersenyum ke mereka dan berusaha mencari dimana harus saya letakan kaki saya.
ahh Mama.. saya takut dengan mereka berdua. bukan lagi dengan Nenek Eva.
" Dopaaaan.. ada Hantu Jambu Air'' kata kaka yang pertama yang namanya ka Emil
" Hantu Jambu Air? rambutnya keritting? weee turun. bagi jambu air dengan kami." ujar kaka yang kedua bernama Dopan.
saya kaget dengan perkataan mereka.
apa?
minta jambu air? OGAH!
Saya mengambil ancang -ancang dan lompat dari pohon ke bawah tanah. dan untungnya tidak parah - parah amat.Larii dari pekarangan Nenek Eva dan masuk kedalam rumah lewat dapur. disana Angel sudah mencuci jambu airnya dan meletakan di kamar, dengan Garam. :)
sempat saya marah - marah dengan Angel karena meninggalkan saya dan tidak memberi kode kalau ada ka Emil dan Ka Dopan. ahh..
dan Angel hanya bisa tertawa ketika mendengar kalau saya dipanggil hantu jambu air.
saya sendiri kesal dengan ledekan itu, tapi tak apalah. makan jambu dulu. :))
sampai besoknya saya diledek terus oleh ka Dopan dan Ka Emil karena persoalan itu,
dan tidak terasa, sampe terakhir kali saya di Ende. tiap kali Pohon Jambu Merah milik Nenek Eva berbuah. saya mungkin adalah orang pertama yang ingin terus memakannya. :))
habis enak siihh.. :)
#Day8
#30HariCeritaKebodohanMasaKecil
#SalamHantupPohonJambu
Caramel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar